Sekapur Sirih - SELAMAT DATANG!

sekapur sirihSuatu pembelajaran, nasehat, ceramah, khotbah ataupun renungan akan lebih berkesan dan tertanam dalam apabila disampaikan melalui cerita maupun kisah naratif.

Blog ini menyediakan ribuan (niatnya..lho) kisah inspiratif untuk kegunaan diatas. Pesan yang disampaikan sungguh sangat bermakna dan ispiratif bagi yang mendenganya melalui anda.

Semoga sumbangan kecil ini dapat membantu para guru, orangtua, trainer, penceramah, dan bagi siapa saja yang mencari inspirasi untuk memberi makna dalam hidup dan kehidupan kita.

Selamat Menikmati..!

Rahasia Perkawinan Bahagia - Kisah Kotak Sepatu

Ini adalah kisah seorang pria dan wanita yang telah menikah selama lebih dari 60 tahun. Mereka berbagi segalanya. Mereka berbicara tentang segala hal. Mereka tidak menyimpan rahasia satu sama lain kecuali bahwa wanita tua kecil itu mempunyai sebuah kotak sepatu yang ia letakkan di bagian atas lemari. Ia telah mengingatkan suaminya untuk tidak membuka atau bertanya tentang kotak sepatu itu.

Selama bertahun-tahun, pria itu tidak pernah berpikir tentang kotak itu, hingga suatu hari wanita tua kecil istrinya itu sakit parah dan dokter mengatakan ia tidak akan dapat sembuh lagi. Dalam mencoba mengingat-ingat hubungan mereka, pria tua kecil itu mengambil kotak sepatu tersebut dan membawanya ke samping tempat tidur istrinya. Dia menilai sudah saatnya ia harus tahu apa yang berada di dalam kotak itu. Ketika ia membukanya, ia menemukan dua serbet kecil dan setumpuk uang sebanyak Rp.250 juta.

Dia lalu bertanya kepada istrinya tentang isi kotak sepatu itu. "Ketika kita akan menikah dulu itu," kata istrinya, "nenek saya bilang rahasia pernikahan yang bahagia adalah tidak pernah berdebat dengan suami. Dia bilang bahwa jika saya marah sama suami, saya hanya harus tetap tenang dan merenda sebuah serbet".

Mendengar jawaban sang istri, pria tua kecil itu begitu terharu, dan ia harus berjuang menahan tangis. Hanya dua serbet kecil yang berada di kotak. "Berarti ia hanya marah pada saya hanya dua kali selama bertahun-tahun hidup bersama". Pria itu hampir meledak penuh kebahagiaan.

Tetapi melihat ada setumpuk uang di kotak itu ia lalu bertanya lagi kepada istrinya, "Sayang," katanya, "itu tadi yang menjelaskan tentang serbet, tapi bagaimana tentang semua uang ini? Dari mana datangnya?"
"Oh," kata istrinya, "itu uang dari hasil menjual serbet yang saya buat."

Ujian Masuk Surga

Suatu saat menjelang ujian/ulangan mata pelajaran sejarah di sebuah sekolah SMP, para murid merasa tidak punya cukup waktu untuk persiapan. Karena itu mereka mencoba merayu gurunya agar menunda ujian tersebut.
Sang guru yang kebetulan juga merangkap sebagai guru agama tidak memenuhi permintaan mereka. "Kalian masih punya cukup waktu kalau kalian mau bersungguh-sungguh," katanya.

Mereka tetap mencoba merayu, "Paling tidak kami harap bapak bisa memberikan soal yang mudah-mudah saja, deh.." pinta para murid.
"Oh, saya tidak bisa memberi jaminan untuk itu," jawab sang guru.
"Ayolah pak," kata seorang murid yang sering melucu. "Kan bapak bisa meninggalkan pertanyaan-pertanyaan ujian itu di meja Bapak, seakan-akan tidak sengaja gitu, lho..hihik."

Guru itu terlihat berpikir sejenak lalu berkata, "Wah saya pikir itu ide yang bagus juga! Ia tersenyum, "Kalian tak perlu susah-susah mencarinya. Ini saya bagikan semua soal ujian itu dan kalian bisa menemukan jawabannya di perpustakaan sekolah. Saya harap kalian bisa saling membantu."

Alhasil mereka semua bekerja keras dan saling membantu dalam 4 hari sebelum ujian. Saat ujian tiba, dan soal-soal ternyata persis sama dengan yang mereka telah dapatkan maka semuanya dapat mengerjakannya dengan baik. Bahkan diantara mereka bisa saling mengatakan, "Alangkah bodohnya kita kalau tidak bisa lulus dari ujian yang pertanyaan-pertanyaannya sudahkita ketahui sebelumnya!"

Semua murid puas dan saat pelajaran agama, murid yang suka melucu bertanya kepada sang guru, "Terimakasih pak atas kebaikan hati bapak, tetapi mengapa bapak mau memberikan soal-soal itu kepada kami?"
"Hmm, ya... itu semua karena kalian mau bekerja keras mencari jawabannya. Itulah hakikat dari Hari Penghakiman Terakhir. Kita semua telah diberikan soal-soal ujiannya tinggal bagaimana usaha kita menemukan jawabannya untuk Ujian Terakhir kita di Akhirat!"

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...